Perbandingan Biaya: Mobil Listrik vs Mobil Bensin

Banyak yang masih ragu untuk beralih ke mobil listrik karena khawatir dengan biaya kepemilikan. Mari kita bedah secara detail perbandingan biaya antara mobil listrik dan mobil bensin.
Biaya Energi/Bahan Bakar
Mobil Bensin (contoh: SUV 1500cc)
- Konsumsi: 12 km/liter
- Jarak tempuh per bulan: 1.500 km
- Bensin yang dibutuhkan: 125 liter
- Biaya per bulan: Rp 1.875.000 (asumsi Pertalite Rp 15.000/liter)
- Biaya per tahun: Rp 22.500.000
Mobil Listrik BYD ATTO 3
- Konsumsi: 14 kWh/100 km
- Jarak tempuh per bulan: 1.500 km
- Listrik yang dibutuhkan: 210 kWh
- Biaya per bulan: Rp 273.000 (asumsi tarif PLN Rp 1.300/kWh)
- Biaya per tahun: Rp 3.276.000
Penghematan energi per tahun: Rp 19.224.000
Biaya Perawatan
Mobil Bensin
- Service rutin (oli, filter, dll): Rp 8.000.000/tahun
- Pergantian komponen (rem, kopling, dll): Rp 3.000.000/tahun
- Total: Rp 11.000.000/tahun
Mobil Listrik BYD
- Service rutin minimal: Rp 2.000.000/tahun
- Komponen lebih sedikit: Rp 500.000/tahun
- Total: Rp 2.500.000/tahun
Penghematan perawatan per tahun: Rp 8.500.000
Biaya Pajak dan Asuransi
Keduanya relatif sama, namun mobil listrik mendapat insentif pajak 0% dari pemerintah hingga tahun 2025, menghemat sekitar Rp 10-20 juta tergantung harga mobil.
Total Penghematan per Tahun
Enegi: Rp 19.224.000 Perawatan: Rp 8.500.000 Insentif pajak: Rp 15.000.000 (rata-rata) Total: Rp 42.724.000
Kesimpulan
Dalam 5 tahun kepemilikan, Anda dapat menghemat lebih dari Rp 200 juta! Meskipun harga awal mobil listrik mungkin lebih tinggi, penghematan operasional jangka panjang sangat signifikan.
Belum lagi nilai tambah lain seperti berkendara yang lebih senyap, akselerasi lebih responsif, dan kontribusi terhadap lingkungan yang lebih bersih.
Yuk beralih ke mobil listrik dan rasakan sendiri perbedaannya! Kunjungi BYD Haka Bintaro untuk test drive dan konsultasi finansial yang lebih detail.
Experience BYD
Rasakan performa mobil listrik masa depan secara langsung.
