Biaya Charging Mobil Listrik di Indonesia 2024: Panduan Lengkap Tarif PLN

Salah satu pertanyaan paling sering ditanyakan calon pembeli mobil listrik adalah: "Berapa biaya charging per bulan?" Artikel ini akan menjelaskan secara detail biaya pengisian daya mobil listrik di Indonesia berdasarkan tarif resmi PLN 2024.
Tarif Charging Mobil Listrik PLN 2024
1. Charging di Rumah (Home Charging)
Biaya charging di rumah mengikuti tarif listrik rumah tangga PLN sesuai golongan daya:
| Golongan | Daya | Tarif per kWh |
|---|---|---|
| R-1/TR | 1.300 VA | Rp 1.444 |
| R-2/TR | 3.500-5.500 VA | Rp 1.699 |
| R-3/TR | 6.600 VA ke atas | Rp 1.699 |
Catatan: Untuk home charging optimal, disarankan daya listrik minimal 3.500 VA.
Diskon PLN Malam Hari
PLN memberikan diskon 30% untuk charging di rumah pada pukul 22.00 - 05.00 WIB. Dengan diskon ini, tarif menjadi sekitar Rp 1.189/kWh.
2. Charging di SPKLU (Stasiun Pengisian Umum)
Tarif dasar di semua SPKLU PLN adalah Rp 2.466/kWh (berdasarkan Kepmen ESDM No. 182.K Tahun 2023).
Biaya Tambahan Fast Charging:
| Jenis Charger | Daya | Biaya per Sesi |
|---|---|---|
| Normal/Medium | < 25 kW | Rp 0 |
| Fast Charging | 25-50 kW | Rp 25.000 |
| Ultra Fast Charging | > 50 kW | Rp 57.000 |
Perhitungan Biaya Charging per Bulan
Mari kita hitung biaya charging untuk beberapa model mobil listrik populer dengan asumsi jarak tempuh 1.000 km/bulan:
BYD Seal (Konsumsi: 5.5 km/kWh)
- Kebutuhan listrik: 1.000 ÷ 5.5 = 182 kWh/bulan
- Biaya home charging: 182 × Rp 1.699 = Rp 309.000/bulan
- Biaya SPKLU: 182 × Rp 2.466 = Rp 449.000/bulan
BYD Atto 3 (Konsumsi: 5.8 km/kWh)
- Kebutuhan listrik: 1.000 ÷ 5.8 = 172 kWh/bulan
- Biaya home charging: 172 × Rp 1.699 = Rp 292.000/bulan
- Biaya SPKLU: 172 × Rp 2.466 = Rp 424.000/bulan
BYD Dolphin (Konsumsi: 6.0 km/kWh)
- Kebutuhan listrik: 1.000 ÷ 6.0 = 167 kWh/bulan
- Biaya home charging: 167 × Rp 1.699 = Rp 284.000/bulan
- Biaya SPKLU: 167 × Rp 2.466 = Rp 412.000/bulan
Perbandingan dengan Mobil Bensin
Untuk jarak tempuh 1.000 km/bulan:
| Jenis Mobil | Konsumsi | Harga BBM | Biaya/Bulan |
|---|---|---|---|
| Mobil bensin (10 km/L) | 100 L | Rp 13.000/L | Rp 1.300.000 |
| Mobil bensin (12 km/L) | 83 L | Rp 13.000/L | Rp 1.079.000 |
| Mobil listrik (home) | 175 kWh | Rp 1.699/kWh | Rp 297.000 |
| Mobil listrik (SPKLU) | 175 kWh | Rp 2.466/kWh | Rp 432.000 |
Penghematan per Bulan:
- Home charging vs bensin: Hemat Rp 1.000.000+ per bulan (78%)
- SPKLU vs bensin: Hemat Rp 860.000+ per bulan (67%)
Tips Hemat Biaya Charging
1. Manfaatkan Home Charging
Charging di rumah jauh lebih murah dibanding SPKLU. Investasi home charger (Rp 5-15 juta) akan terbayar dalam beberapa bulan.
2. Charging Malam Hari
Manfaatkan diskon PLN 30% dengan charging pukul 22.00-05.00 WIB. Set timer di mobil Anda untuk mulai charging otomatis.
3. Pantau Konsumsi Listrik
Gunakan aplikasi mobil untuk memantau konsumsi energi dan optimalkan gaya berkendara.
4. Gunakan Mode Eco
Mode Eco di mobil listrik dapat meningkatkan efisiensi hingga 15-20%.
5. Rencanakan Rute Perjalanan
Untuk perjalanan jauh, rencanakan rute dengan SPKLU terdekat untuk menghindari pengisian darurat dengan biaya lebih mahal.
Infrastruktur SPKLU di Indonesia 2024
- SPKLU: 1.582 unit di seluruh Indonesia
- SPBKLU (swap battery): 2.182 unit
- Home charging terpasang: 14.524 unit
Penyedia SPKLU:
- PLN (jaringan terbesar)
- Shell Recharge
- Medco Power
- Astra Otopower
- Casion
- Starvo
Kesimpulan
Biaya charging mobil listrik di Indonesia sangat terjangkau dibanding mobil bensin:
- Home charging: Rp 280.000 - 320.000/bulan (1.000 km)
- SPKLU: Rp 410.000 - 450.000/bulan (1.000 km)
- Penghematan: 67-78% dibanding mobil bensin
Dengan tarif yang semakin kompetitif dan infrastruktur yang terus berkembang, mobil listrik menjadi pilihan yang semakin masuk akal secara finansial.
Ingin mengetahui lebih lanjut tentang biaya kepemilikan mobil listrik BYD? Kunjungi BYD Haka Bintaro untuk konsultasi gratis dan simulasi kredit dengan biaya bulanan terjangkau.
Experience BYD
Rasakan performa mobil listrik masa depan secara langsung.